LAPORAN SEMINAR ONLINE 2020 MANAJEMEN RUMAH SAKIT
MANAJEMEN
MUTU PELAYANAN RUMAH SAKIT
DAN
PENGELOLAAN PERBEKALAN FARMASI

Disusun oleh :
Duri Hidayahni
NIM : 18003395
Tahun Angkatan 2018
AKADEMI MANAJEMEN ADMINISTRASI
YOGYAKARTA
2020
HALAMAN PENGESAHAN
Laporan Seminar Online Pengganti
Praktik Orientasi Kerja III ini telah mendapat persetujuan dan pengesahan pada:
Hari :
Tanggal :
Mengetahui,
|
Ketua Program Studi Akademi Manajemen
Administrasi Yogyakarta Suliantoro, S.E.,M.M |
|
Dosen Pembimbing Akademik Suliantoro, S.E.,M.M |
KATA PENGANTAR
Puji
Syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat rahmat, petunjuk
dan bimbingan-Nya, serta memberikan kekuatan, ketekunan, kemampuan, kesempatan, dan pemikiran kepada penyusun
sehingga dapat menyelesaikan laporan seminar pengganti praktik orientasi kerja
III ini dengan judul Manajemen Mutu Pelayanan Rumah Sakit Dan Pengelolaan
Perbekalan Farmasi.
Penyusun
berharap, laporan ini dapat memberi manfaat bagi kita semua, dalam hal ini
dapat menambah wawasan kita mengenai pengembangan alenia/paragraf khususnya
bagi penyusun. Penyusun minta maaf jika ada di dalam penyusunan laporan ini
masih terdapat kekurangan, oleh karena itu kritik dan saran yang membangun,
penyusun harapkan untuk kesempurnaan laporan, agar dapat melalukan perbaikan
semoga apa yang anda berikan mendapat balasan dari Tuhan Yang Maha Esa. Amin.
Yogyakarta,
02 Agustus 2020
Penyusun
DAFTAR ISI
3.1 Manajemen
Mutu Pelayanan Rumah Sakit
3.2 Pengelolaan
Perbekalan Farmasi
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Seminar
merupakan sebuah kegiatan diskusi maupun forum yang diselenggarakan dengan
tujuan pembahasan mengenai topik tertentu. Kegiatan ini melibatkan adanya
sumber informasi dan penerima informasi. Seminar dapat menambah wawasan dan
ilmu pengetahuan peserta seminar sebagai penerima informasi. Biasanya seminar
mengangkat tema atau isu yang sedang ramai dibicarakan maupun temuan – temuan
terbaru yang akan menjadi fenoma di masa mendatang. Tema yang diangkat pun
sangat luas, bisa dari berbagai bidang ilmu pengetahuan. Misalnya saja seminar
di bidang pendidikan, wirausaha, teknologi, ekonomi, bisnis marketing, dan yang
lain. Kegiatan Seminar biasanya juga dibarengi dengan kegiatan lomba penulisan
karya ilmiah, pameran produk, bazar.
Sebuah
seminar pada umumnya diadakan oleh institusi pendidikan, lembaga akademis,
sebuah organisasi, maupun sebuah perusahaan. Dengan tujuan para peserta dapat
bertukar pendapat dan informasi kepada orang lain untuk dikembangkan menjadi
sesuatu yang lebih luas dan lebih bermanfaat lagi. Kegiatan seminar penting
bagi masyarakat karena dapat menambah wawasan dan tidak tertinggal dengan
perkembangan ilmu pengetahuan yang berkembang sangat cepat. Sehingga dapat
mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas.
Secara
umum, penyebaran informasi penyelenggaraan seminar oleh lembaga tertentu saat
ini banyak dilakukan melalui media sosial dengan menyertakan poster kegiatan
seminar yang dilengkapi informasi tema pembahasan, pembicara yang kompeten di
bidangnya, biaya, lokasi, marchendise
yang didapatkan, serta contact person
untuk melakukan pendaftaran. Pada seminar tertentu disertakan juga link untuk melakukan pendaftaran secara online. Ada juga beberapa seminar yang
menyediakan pendaftaran secara langsung di tempat (on the spot) pada hari pelaksanaan seminar. Proses pendaftaran
dilakukan melalui contact person,
bisa lewat aplikasi chat maupun email, mengirimkan bukti pembayaran,
setelah itu mendapat undangan melalui email
sebagai tiket masuk, bisa juga bukti pembayaran digunakan sebagai tiket masuk.
Kemudian sebelum memasuki area seminar dilakukan registrasi ulang untuk proses
presensi peserta. Peserta juga akan mendapat sertifikat di akhir acara.
Akademi
Manajemen Adminstrasi Yogyakarta adalah salah satu lembaga pendidikan yang juga
turut ikut dalam menyelenggarakan kegiatan seminar dalam upaya menambah wawasan
dan ilmu pengetahuan mahasiswa di luar materi yang diberikan di kelas. Seminar
ini diadakan guna menambah ilmu dan sebagai pengganti mata kuliah praktik
orientasi kerja III yang terkendala akibat pandemi covid-19 ini. Maka dari itu
panitia dan pihak akademik menyelenggarakan seminar online ini sesuai dengan
masing-masing konsentrasi kuliah mahasiswa. Sehingga seluruh mahasiswa yang
terkendala atau kesulitan dalam mencari tempat praktik orientasi kerja dapat
mengikuti seminar online dan menyusun laporan ini.
Berdasarkan
latar belakang diatas, maka dibuatlah sebuah laporan seminar dengan judul “Manajemen Mutu Pelayanan Rumah Sakit Dan
Pengelolaan Perbekalan Farmasi”.
1.2
Rumusan Masalah
Berdasarkan
latar belakang diatas, maka rumusan masalah laporan ini adalah :
1.
Bagaimana gambaran manajemen mutu di rumah sakit.
2.
Bagaimana pengelolaan perbekalan farmasi.
1.3
Tujuan
Berdasarkan
rumusan diatas, maka tujuan dari laporan ini adalah :
1.
Untuk mengetahui gambaran umum manajemen mutu pelayanan kesehatan
rumah sakit.
2.
Untuk mengetahui pengelolaan perbekalan farmasi.
1.4
Manfaat
Berdasarkan
tujuan diatas, maka manfaat dari laporan ini adalah :
1.
Hasil laporan ini dapat memperkaya khasanah ilmu pengetahuan dan
merupakan bahan bacaan bagi penyusun berikutnya. Hasil laporan ini dapat
menjadi masukan bagi pengambil kebijakan dalam pengambilan keputusan, khususnya
yang menyangkut mutu pelayanan kesehatan pada rumah sakit.
2.
Hasil laporan ini dapat menjadi masukan bagi pengambil kebijakan
dalam pengambilan keputusan, khususnya yang menyangkut pengelolaan perbekalan
farmasi.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Tinjauan Pustaka
Rumah Sakit adalah suatu organisasi yang melalui
tenaga medis profesional yang terorganisir serta sarana kedokteran yang
parmanen menyelenggarakan Pelayanan Kedokteran, Asuhan Keperawatan yang
berkesinambungan, diagnosis serta pengobatan penyakit yang diderita oleh pasien
(Azwar 2010)
Rumah Sakit adalah organisasi atau institusi yang
menyelenggarakan pelayanan medis (rawat jalan dan rawat inap) dan penunjang
medis dan nonmedis kepada individu dan masyarakat secara menyeluruh (preventif,
kuratif, promotif, rehabilitatif) dan menyelenggarakan sistem rujukan. (Widajat
2009)
Menurut Undang-Undang RI Nomor 44 tahun 2009,
menyatakan bahwa Rumah Sakit adalah Institusi pelayanan kesehatan yang
menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang
menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Pelayanan
kesehatan paripurna adalah pelayanan
kesehatan yang meliputi promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitative.
Mutu pelayanan rumah sakit menurut Direktorat
Pelayanan medik adalah suatu derajat kesempurnaan pelayanan rumah sakit untuk
memenuhi kebutuhan masyarakat konsumen akan pelayanan kesehatan yang sesuai
dengan standar profesi sumber daya yang tersedia di rumah sakit secara wajar,
efisien dan efektif serta diberikan secara aman dan memuaskan sesuai norma,
etika, hukum dan sosial budaya dengan memperhatikan keterbatasan dan kemampuan
pemerintah dan masyarakat konsumen (Depkes,1988)
Komentar
Posting Komentar